Wanita perlu menjalani pemeriksaan rutin sebelum melakukan aborsi, terutama di bidang-bidang berikut: 1. Pasien perlu menjalani USG sebelum melakukan aborsi untuk menentukan apakah ada kantung kehamilan di dalam rongga rahim. Empat tes koagulasi dan empat tes infeksi juga diperlukan untuk menentukan apakah pasien memiliki kelainan koagulasi dan penyakit infeksi pada darah. Jika fungsi koagulasi tidak normal, kemungkinan besar akan terjadi perdarahan, dan jika ada AIDS atau sifilis, observasi dan pengobatan selanjutnya diperlukan. 3. Pemeriksaan ginekologi rutin dan pemeriksaan cairan keputihan juga diperlukan untuk menentukan apakah pasien mengalami peradangan ginekologi, yang dapat meningkatkan kemungkinan infeksi pembedahan.