Warna tinja diare akibat rotavirus

Kotoran diare akibat rotavirus cenderung berwarna seperti sup nasi putih atau tinja encer berwarna kuning kehijauan seperti telur. Diare rotavirus adalah diare menular pada saluran pencernaan yang disebabkan oleh rotavirus, yang menyerang anak-anak di bawah usia 5 tahun terutama dari bulan November hingga Mei setiap tahunnya. Rotavirus sangat menular dan terutama ditularkan melalui jalur feses-oral, tetapi juga dapat ditularkan melalui saluran pernapasan. Anak kecil dapat terinfeksi melalui kontak dengan tangan, mainan, dan benda-benda lain yang terkontaminasi. Ketika anak-anak terinfeksi rotavirus, mereka biasanya muncul dengan gastroenteritis akut sebagai gejala klinis utama, yaitu diare encer, disertai demam, muntah, dan sakit perut, dan diare sebagian besar seperti sup nasi putih atau sup telur berwarna hijau kekuningan dengan tinja encer berbau busuk, dan pada kasus yang parah, dapat menyebabkan kematian karena dehidrasi dan komplikasi seperti pneumonia dan miokarditis toksik. Diare akibat rotavirus dapat dicegah dengan mendorong pemberian ASI, memperhatikan kebersihan makanan, dan vaksinasi rotavirus. Untuk diare akibat rotavirus, disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter untuk diagnosis dan pengobatan.