Efek dan Kontraindikasi Asiklovir

Asiklovir efektif untuk infeksi virus herpes zoster dan virus herpes simpleks; ini dikontraindikasikan pada pasien yang alergi terhadapnya atau terhadap propilen glikol. Asiklovir adalah antivirus nukleosida sintetis yang terfosforilasi secara selektif oleh timin nukleosida kinase virus, yang mengubahnya menjadi monofosfat. Asiklovir trifosfat kemudian diubah menjadi difosfat dan trifosfat oleh enzim seluler. Asiklovir trifosfat mengganggu enzim DNA virus herpes, sehingga menghambat replikasi DNA virus. Obat ini digunakan antara lain untuk infeksi virus herpes zoster dan virus herpes simpleks. Obat ini dikontraindikasikan pada pasien yang diketahui hipersensitif terhadap asiklovir atau propilen glikol. Obat ini dapat menimbulkan reaksi yang merugikan seperti muntah, pusing, sakit perut, sakit kepala, mual, artralgia, diare, penurunan sel darah putih, proteinuria, insomnia, kehilangan nafsu makan, gatal-gatal pada kulit, dan jerawat. Terdapat interaksi bila dikombinasikan dengan probenesid, zidovudine dan obat lain, jadi Anda harus berkonsultasi dengan dokter atau apoteker profesional sebelum menggunakannya. Obat ini harus digunakan dengan hati-hati dalam kasus-kasus berikut: dengan adanya dehidrasi organik; orang tua; wanita menyusui; insufisiensi hati dan ginjal. Obat ini dapat melewati plasenta, jadi wanita hamil harus menggunakannya setelah pertimbangan yang cermat. Jika Anda perlu menggunakan obat ini, pastikan untuk mengikuti petunjuk dokter atau apoteker untuk minum obat, jangan melakukan pengobatan sendiri.