Formula waktu infus keperawatan

Durasi infus intravena dapat diukur secara kasar dengan laju tetesan infus. x4 tetes per menit dari infus dapat dikonversi ke jumlah mililiter tertentu dari jumlah total cairan yang dimasukkan ke dalam tubuh pasien per jam, misalnya, jika infus 25 tetes per menit, pasien dapat diukur kehilangan 100 ml cairan per jam. Namun, jumlah total cairan yang masuk akan bervariasi tergantung pada infus dan ukuran setiap tetes infus. Kadang-kadang tergantung pada kondisi pasien untuk menentukan seberapa cepat atau lambat cairan yang akan diinfuskan. Jika pasien mengalami syok hemoragik, memiliki tekanan darah yang sangat rendah dan denyut jantung yang cepat, dan perlu direhidrasi dalam jumlah besar dan cepat, jumlah cairan yang akan diinfuskan perlu lebih cepat. Kadang-kadang konsentrasi cairan yang akan diberikan besar, misalnya, susu berlemak, yang dapat menyebabkan rasa sakit pada pembuluh darah pasien bila diberikan dengan cepat, sehingga cairan harus diberikan secara perlahan.