Jika penyakit ini telah disembuhkan, gastritis biasanya tidak menyebabkan pasien merasakan hal lain setelah menghentikan pengobatan. Jika penyakit ini diobati dengan cara yang tidak tepat, atau jika obat tidak diminum sesuai kebutuhan, dapat menyebabkan pasien mengalami ketidaknyamanan pada perut, seperti mual, muntah, sakit perut, dan kehilangan nafsu makan. Gastritis dikaitkan dengan Helicobacter pylori, pola makan yang buruk, konsumsi alkohol, refluks empedu, obat-obatan, dan perubahan emosi. Gejala dapat diredakan dengan menghilangkan penyebab atau pemicunya, dan pengobatan jangka panjang tidak diperlukan. Jika gejala kambuh lagi setelah menghentikan pengobatan, cari dengan cermat faktor pemicunya, dan pengobatan simtomatik dapat diberikan. Pengobatan yang tidak memadai atau dosis yang tidak mencukupi dapat menyebabkan kambuhnya penyakit. Jika Anda menderita gastritis atau merasa tidak nyaman setelah menghentikan pengobatan, Anda disarankan untuk pergi ke rumah sakit tepat waktu, melakukan pemeriksaan rutin di bawah bimbingan dokter, dan minum obat seperti yang diresepkan oleh dokter.