Garis vertikal pada penutup kuku biasanya disebabkan oleh adanya tonjolan memanjang pada kuku, yang sebagian besar terkait dengan kebiasaan hidup yang buruk, malnutrisi, iritasi bahan kimia, dan bertambahnya usia. 1. Kebiasaan hidup yang buruk: Jika ada masalah seperti sering begadang dan stres yang berlebihan, maka akan menyebabkan pasien memiliki garis vertikal yang jelas pada area kuku. Ini adalah fenomena yang disebabkan oleh ketidakseimbangan endokrin karena kebiasaan hidup yang buruk atau tekanan mental. 2. Kekurangan nutrisi: Ketika seseorang kekurangan zat besi, kalsium, dan elemen jejak, fenomena garis vertikal yang terlihat pada area kuku akan terjadi. Disarankan untuk meningkatkan asupan nutrisi untuk memastikan asupan kalsium, seng, zat besi dan elemen lainnya yang cukup, yang dapat diatasi. 3. Stimulasi kimiawi: Jika pasien memiliki kebiasaan manikur jangka panjang, maka akan menyebabkan fenomena punggungan longitudinal pada kuku semakin jelas. Dalam hal ini, kelegaan dapat dicapai dengan menghentikan penggunaan cat kuku untuk manikur. 4. Bertambahnya usia: ketika usia orang berangsur-angsur bertambah, metabolisme tubuh, tingkat endokrin mengalami penurunan, maka akan muncul fenomena garis-garis vertikal pada kuku, yang merupakan keadaan yang normal. Penutup kuku dengan garis vertikal juga dapat disebabkan oleh alasan lain. Ketika kuku muncul garis vertikal, disarankan untuk pergi ke rumah sakit tepat waktu, untuk mengklarifikasi penyebab penyakit, untuk memberikan pengobatan simtomatik.