Apa yang salah dengan mati rasa pada jari?

Penyebab mati rasa pada jari tangan antara lain faktor fisiologis, neuropati perifer, penyakit tulang belakang leher, penyakit serebrovaskular, dan sebagainya. 1. Faktor fisiologis: jari-jari pasien tertekan karena postur tubuh yang khusus dan muncul gejala mati rasa pada jari, umumnya ketika kompresi diangkat, dapat kembali normal dalam beberapa menit. 2. Neuropati perifer: Misalnya, ketika neuropati perifer diabetes, pasien juga dapat mengalami mati rasa pada jari-jari tangan, dan pada kasus yang parah, dapat menyebabkan gangguan sensorik seperti sarung tangan. 3. Spondilosis serviks: Ketika menderita spondilosis serviks, mati rasa pada jari juga dapat terjadi, terutama karena kompresi akar saraf. Hal ini dapat didiagnosis dengan menggabungkan film tulang belakang leher atau MRI, pemeriksaan elektrofisiologi saraf dan sebagainya. 4. Penyakit serebrovaskular: Ketika terjadi pendarahan otak atau infark otak, gejala mati rasa pada jari akan muncul karena nekrosis sel-sel otak, yang akan didiagnosis dengan CT kranial atau pemeriksaan resonansi magnetik nuklir. Jika ada penyebab lain dari mati rasa pada jari yang terus menerus, Anda harus segera ke rumah sakit untuk menghindari memburuknya kondisi tersebut.