Seorang anak yang mengalami pilek dan dada sesak secara tiba-tiba 2 hari kemudian mengalami bentuk ringan dari miokarditis pediatrik

(Penafian: Artikel ini hanya untuk penggunaan ilmiah dan informasi yang relevan dalam konten berikut telah diproses untuk melindungi privasi pasien)

Abstrak: Seorang anak berusia 5 tahun datang ke rumah sakit dengan gerakan yang relatif berat di kelas aktivitas dan tiba-tiba duduk lumpuh, pucat dan terengah-engah. Anak tersebut melaporkan bahwa dia lemah, merasa sesak di dada dan mengalami kesulitan bernapas. Pada pemeriksaan berikutnya, ia memiliki denyut jantung yang cepat pada auskultasi dan sedikit sesak napas. Sehubungan dengan EKG, USG jantung dan laporan profil enzim miokard, diagnosis miokarditis pediatrik dibuat. Setelah sekitar 7 hari pemantauan jantung dengan perawatan cairan intravena, gejala anak tersebut sembuh.

Informasi dasar】 Laki-laki, 5 tahun

Jenis penyakit】 Miokarditis pediatrik ringan

Rumah Sakit】Rumah Sakit Rakyat Keenam Shanghai

Tanggal Konsultasi】 Juli 2021

Rencana perawatan] Pemantauan jantung + pengobatan (injeksi adenosin trifosfat disodium magnesium klorida + injeksi koenzim Q10 + injeksi vitamin C)

Masa Perawatan】 7 hari di rumah sakit, tinjau setelah 1 minggu

Efektivitas】 Kondisi anak kembali normal

I. Konsultasi Awal

Suatu malam, seorang ibu membawa anak laki-lakinya yang berusia 5 tahun ke rumah sakit, menyatakan bahwa anaknya terserang flu dua hari sebelumnya, dan bahwa dia bersin-bersin, hidungnya berair dan demam. Hari ini, anak itu aktif di taman kanak-kanak dan kemudian tiba-tiba duduk dengan wajah pucat dan kesulitan bernapas, dan anak itu mengatakan bahwa dia merasa sesak di dada dan tidak memiliki energi. Denyut jantungnya kemudian diauskultasi dan menunjukkan denyut jantung yang sedikit lebih cepat 110 denyut/menit, suara jantung yang kuat, laju pernapasan sekitar 25 napas/menit, tekanan darah 90/60 mmHg, saturasi oksigen 93%, ekstremitas hangat, denyut nadi, dan respons mental normal. Dia diberikan EKG, USG jantung, hitung darah rutin, gas darah arteri, elektrolit dan profil enzim jantung. Pada EKG, interval PR sedikit memanjang dan segmen ST sedikit tertekan. Sang ibu mengatakan bahwa dia belum pernah menjalani USG jantung sebelumnya sehingga dia tidak menyadari hal ini. Isoenzim kreatin kinase dalam profil enzim jantung meningkat menjadi 49 U / L dan diagnosis miokarditis pediatrik ringan dipertimbangkan.

II. Pengobatan

Anak tersebut dirawat di rumah sakit, di mana ia diberikan pemantauan elektrokardiografi dan jam 24 jam. Ia disarankan untuk beristirahat di tempat tidur dan mengurangi aktivitasnya, dan diberikan suntikan adenosin trifosfat disodium magnesium klorida intravena, suntikan koenzim Q10, dan suntikan vitamin C untuk menyehatkan otot jantungnya. Setelah 7 hari dirawat di rumah sakit, gejala-gejala anak tersebut berkurang dan dia dipulangkan dari rumah sakit dan orang tuanya diinstruksikan untuk membawanya untuk pemeriksaan ulang dalam 1 minggu.

Pengaruh pengobatan

Setelah 7 hari dirawat di rumah sakit, gejala dyspnoea anak tersebut membaik secara signifikan, kulitnya cerah dan kelelahannya telah berkurang. Namun demikian, karena anak memiliki defek septum ventrikel, dianjurkan untuk menindaklanjuti dengan departemen kardiologi pediatrik, dan penyegelan intervensi dianjurkan jika perlu.

IV. Catatan

Kami senang bahwa gejala-gejala anak telah membaik, tetapi penting untuk menasihati anak dan orang tua untuk menghindari ketegangan, pekerjaan fisik yang berat, dan aktivitas berat yang berkepanjangan dalam kehidupan sehari-hari, untuk menjaga kestabilan emosi, menghindari emosi yang naik-turun, makan makanan yang seimbang dan meningkatkan nutrisi, dan segera berkonsultasi dengan dokter jika ada perbedaan signifikan dalam kelemahan, sesak napas, atau depresi agar tidak melewatkan diagnosis. Selain itu, sebagian anak memiliki aritmia kongenital atau cacat jantung struktural yang tidak diketahui sampai mereka diperiksa, jadi penting untuk melakukan tes yang relevan jika perlu.

V. Wawasan pribadi

Miokarditis pada usia muda bisa sangat berbahaya jika terjadi penyakit yang serius, jadi penting untuk memberikan perhatian khusus pada kondisi mental anak pada saat sakit, memeriksa sesak dan kelemahan dada, dan perubahan warna wajah. Jika ada gejala-gejala ini, penting untuk segera mencari pertolongan medis dan tidak mengabaikan tes jantung, termasuk EKG, profil enzim jantung dan USG jantung, selama pemeriksaan. Anak-anak yang pernah menderita miokarditis juga harus ditanggapi secara serius ketika mereka mengalami flu atau demam, dan sangat penting untuk menunggu sampai anak benar-benar pulih sebelum masuk sekolah. Hindari timbulnya miokarditis pediatrik secara tiba-tiba, seperti pada kasus anak yang bersangkutan.