Sayatan dapat dibagi menjadi kategori 1, kategori 2, kategori 3 dan sekarang lebih dikenal sebagai kategori 0. Sayatan kategori 0 biasanya merupakan luka intervensi, biasanya dengan mata jarum kecil yang terlokalisasi, dan dalam banyak kasus tidak memerlukan perawatan antibiotik. Sayatan kategori 1 adalah sayatan aseptik, misalnya, untuk penyakit payudara, penyakit tiroid, atau untuk hernia atau vena saphena, dan merupakan sayatan kategori 1 yang juga biasanya tidak memerlukan perawatan antibiotik. Sayatan kelas II adalah sayatan yang mungkin terinfeksi, seperti radang usus buntu akut, dan memerlukan perawatan antibiotik. Sayatan kelas III adalah sayatan yang terinfeksi dan biasanya membutuhkan antibiotik dan terkadang debridemen luka untuk mencegah infeksi bertambah parah.