Perimenopause menyebabkan gangguan menstruasi dapat diatur dengan modifikasi gaya hidup atau pengobatan, dan penting untuk memilih pengobatan yang tepat sesuai dengan situasi spesifik dan menjaga tubuh tetap dalam pengawasan setiap saat. Perimenopause adalah tahap fisiologis sebelum dan sesudah menopause, jika gejalanya tidak jelas, seperti aliran menstruasi yang rendah, siklus menstruasi yang panjang, dll., Keadaan ini umumnya tidak mempengaruhi kesehatan tubuh, dan dapat diatasi dengan modifikasi gaya hidup, lebih banyak berolahraga di luar ruangan, menjaga suasana hati yang baik, memastikan tidur yang cukup, asupan gizi yang seimbang, dan memperhatikan kebersihan diri. Namun, jika periode menstruasi berlangsung lama dan menggiring bola menstruasi tidak tuntas, Anda dapat menggunakan obat-obatan seperti metasiklin untuk menghentikan perdarahan, atau pengobatan obat hormonal, seperti estradiol, nilestrol, dan obat-obatan lainnya. Gangguan haid perimenopause harus ditangani dengan memperhatikan lesi endometrium, karena pada masa perimenopause kadar progesteron dalam tubuh menurun, yang dapat dengan mudah menimbulkan lesi endometrium, sehingga jika haid tidak teratur dalam jangka waktu yang lama, perlu dilakukan pemeriksaan secara mendetail untuk melihat apakah terdapat penebalan lapisan endometrium atau ekogenisitas yang tidak merata, dan sebagainya. Oleh karena itu, ketika gangguan menstruasi terjadi selama masa perimenopause, disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter tepat waktu, menyelesaikan pemeriksaan yang relevan, mengidentifikasi penyebab penyakit di bawah bimbingan dokter profesional, dan mengobati gejalanya. Semua obat di atas harus digunakan di bawah bimbingan dokter, hindari pengobatan sendiri.