Metode pemulihan terbaik untuk kanker hati meliputi pengobatan antivirus, pengobatan bedah, kemoterapi, dan radioterapi.
1. Pengobatan antivirus: misalnya, pasien dengan infeksi virus hepatitis B dan replikasi aktif perlu mengonsumsi analog nukleosida oral seperti entecavir secara terus menerus, dan pengobatan antivirus terus berlanjut selama proses pengobatan.
2. Pembedahan: kanker hati tidak sensitif terhadap kemoterapi dan radioterapi, pengobatan berbasis reseksi bedah adalah kunci untuk meningkatkan efek terapeutik jangka panjang dari kanker hati, seperti hepatektomi, transplantasi hati, ablasi lokal, terapi intervensi, dan sebagainya.
3. Radioterapi: Untuk pasien yang tumornya belum bermetastasis dan tidak cocok untuk menjalani reseksi bedah, atau pasien yang masih memiliki sisa kanker atau kambuh setelah reseksi bedah, radioterapi dapat digunakan sebagai pengobatan komprehensif utama.
4. Kemoterapi: beberapa pasien dapat dikombinasikan dengan kemoterapi untuk menghambat perkembangan penyakit, seperti adriamycin, fluorouracil, cisplatin, mitomycin, dan sebagainya.
Disarankan agar pasien kanker hati berkonsultasi dengan dokter tepat waktu, mencari tahu penyebabnya, melakukan pengobatan standar di bawah bimbingan dokter, dan obat-obatan harus diterapkan di bawah bimbingan dokter.