Hal-hal penting yang perlu diketahui tentang bintik matahari

  Matahari musim panas sangat menyengat dan masalah kulit muncul ke permukaan. Bagi para wanita, bintik-bintik matahari tentu saja merupakan salah satu penyebab utama ‘masalah’ mereka. Dalam dunia estetika di mana warna putih adalah hal yang utama, bintik-bintik yang ‘tumbuh’ di bawah sinar matahari bisa merusak pemandangan. Jadi, apa yang bisa dilakukan untuk mencegah dan menghilangkan masalah wajah ini? Yang disebut bintik matahari tidak tercipta dari ketiadaan, melainkan disebabkan oleh matahari yang “memperkuat” bintik-bintik yang sudah ada, yang berarti bintik matahari muncul dari bintik-bintik yang sudah ada di wajah, dan kemudian perawatan setelah berjemur yang tidak tepat akan membuat bintik-bintik yang sudah ada menjadi lebih jelas. Oleh karena itu, untuk mencegah dan menghilangkan bintik-bintik matahari, selain merawat wajah dengan baik dan mengurangi dampak sinar matahari, Anda juga harus mengatasi masalah bintik-bintik yang ada.  Seperti namanya, “bintik matahari” adalah bintik yang muncul dari matahari. Apa yang tadinya tidak ada di sana, muncul setelah ‘dicuci’ oleh sinar matahari yang terik. Namun pada kenyataannya, secara medis, tidak ada definisi “bintik matahari”. Bintik matahari tidak memiliki asal mula, tetapi sebenarnya adalah bintik-bintik yang sudah ada di wajah yang telah diperparah oleh paparan sinar matahari, sehingga bintik-bintik tersebut menjadi lebih sedikit dan lebih terlihat.  Sinar matahari musim panas yang terik membuat melanosit kulit menjadi sangat aktif dan memproduksi melanin dalam jumlah besar. Wanita melihat melanin yang menggelap ini sebagai “musuh”, tetapi sebenarnya melanin adalah garis pertahanan pertama bagi kulit tubuh. Ketika sinar UV kuat, jika kita tidak melindungi diri kita dari sinar matahari, melanosit mengeluarkan sejumlah besar partikel melanin untuk menyerap sinar UV dan secara efektif melindungi lapisan kulit yang lebih dalam dari sinar tersebut. Partikel melanin ini dapat menggelapkan dan memperbesar bintik-bintik yang ada di wajah, bahkan bintik-bintik yang hampir tidak terlihat.  Oleh karena itu, jika perubahan warna muncul pada wajah setelah terpapar sinar matahari, maka itu berarti bahwa perubahan warna tersebut memang sudah ada sejak awal, kecuali perubahan warna primer, yang mungkin disebabkan oleh perawatan kulit, penyakit yang mendasari, dll. Sebagian noda mungkin tidak terlihat jelas seperti noda lainnya, sehingga mudah terlewatkan. Munculnya “bintik-bintik matahari” tentu saja memperbesar manifestasi kulit ini dan dapat dilihat sebagai peringatan akan kesehatan kulit.  Karena bintik matahari adalah amplifikasi dari bintik yang sudah ada, maka langkah pertama untuk mengatasi masalah bintik matahari adalah mengetahui bagaimana bintik-bintik pada tubuh Anda muncul. Ada dua jenis pigmentasi, bawaan dan didapat. Sebagai contoh, bintik-bintik adalah pigmentasi bawaan, yang mulai muncul pada usia 13 tahun dan pada dasarnya akan diperbaiki pada usia 20 tahun. Ini bukan penyakit dan tidak terkait dengan perawatan. Ini tidak berbahaya bagi tubuh, tetapi hanya memiliki dampak tertentu pada penampilan. Bintik-bintik diperparah oleh paparan sinar matahari dan dapat dikurangi dengan produk fungsional, tetapi tidak dapat sepenuhnya dihilangkan. Bintik-bintik juga hadir dalam keadaan sehat. Produk perawatan kulit dan penghilang noda hanya dapat membuat bintik-bintik tidak terlalu terlihat sampai batas tertentu. Satu-satunya cara untuk menghilangkan bintik-bintik secara permanen adalah melalui perawatan laser.  Adapun pigmentasi yang terbentuk di kemudian hari, seperti pada kasus ketidakseimbangan tingkat estrogen, wanita sangat rentan terhadap chloasma. Timbulnya bintik-bintik ini terkait dengan penyakit dan kelenjar dalam tubuh wanita, seperti yang banyak terlihat pada wanita yang mengonsumsi pil kontrasepsi dalam jangka waktu yang lama, menderita penyakit radang panggul, fibroid rahim, dan sebagainya. Di bawah pengaruh sinar matahari, bintik-bintik melasma ini akan menjadi lebih besar dan warnanya semakin pekat, membentuk “bintik matahari” yang tampak jelas.  Ada juga penggunaan make-up dan produk perawatan kulit berkualitas buruk, yang dapat dengan mudah menyebabkan masalah kulit, seperti pigmentasi dan chloasma. Logam berat yang terkandung di dalamnya, seperti timbal dan merkuri, memiliki efek menyerap cahaya, dan penggunaan jangka panjang, serta paparan sinar matahari, dapat dengan mudah memperparah bintik-bintik yang sudah ada pada wajah. Perlu disebutkan bahwa beberapa wanita menggunakan produk peeling untuk membuat kulit mereka lebih putih dan lebih muda, tetapi kulit memang terlihat lebih putih dan lebih muda ketika pertama kali dilakukan. Umumnya, dibutuhkan waktu 2 minggu di ruangan gelap agar kulit dapat tumbuh kembali secara penuh setelah pengelupasan. Jika kulit terpapar sinar matahari selama proses ini, bahkan pada hari yang mendung, akan sangat mudah menyebabkan kemerahan dan hiperpigmentasi berikutnya jika lapisan sebasea tidak utuh.  Untuk menghilangkan jenis pigmentasi yang didapat ini, penting untuk memulai dari akar penyebabnya dan mengobati masalah yang menyebabkan pigmentasi asli pada awalnya. Pada saat yang sama, perlindungan terhadap sinar matahari dan perawatan kulit harus dilakukan untuk mengurangi kemungkinan memperparah masalah pigmentasi.