Fibrilasi atrium, yang nama lengkapnya adalah fibrilasi atrium, adalah aritmia persisten yang paling umum. Tidak ada cara terbaik dan tercepat untuk mengobati fibrilasi atrium, tetapi dapat diobati dengan cara farmakologis atau non-farmakologis.
1. Pengobatan: Fibrilasi atrium adalah suatu kondisi di mana frekuensi eksitasi atrium mencapai 300-600 denyut per menit, dan ditandai dengan denyut jantung yang tinggi, tidak teratur dan tidak beraturan. Pasien yang menderita fibrilasi atrium harus terlebih dahulu secara aktif mengobati penyakit primernya, dan kedua, mengontrol denyut ventrikel. Obat yang umum digunakan termasuk β-blocker dan antagonis saluran kalsium. Fibrilasi atrium rentan terhadap trombosis, dan antikoagulan seperti rivaroxaban harus digunakan setelah evaluasi untuk mencegah trombosis.
2. Perawatan non-farmakologis: Fibrilasi atrium darurat dan fibrilasi atrium refrakter dapat dikembalikan ke ritme normal dengan menggunakan kardioversi listrik, tetapi perlu untuk terus menggunakan obat anti-aritmia untuk mempertahankan ritme sinus. Selain itu, prosedur frekuensi radio kateter dan bedah labirin dapat digunakan untuk menghilangkan fibrilasi atrium sepenuhnya.
Tidak ada cara terbaik dan tercepat untuk mengobati fibrilasi atrium, tetapi dapat diobati dengan intervensi farmakologis dan perawatan non-farmakologis, dan pasien yang menderita fibrilasi atrium perlu mencari pertolongan medis secara tepat waktu untuk menghindari penundaan kondisinya.