Apa yang dimaksud dengan nodul tiroid?

  Nodul tiroid adalah kondisi yang sangat umum, terutama pada wanita paruh baya. Ada dua kategori utama nodul tiroid, jinak dan ganas, dengan nodul jinak merupakan mayoritas kasus dan kurang dari 1% nodul ganas.  Berbagai gangguan tiroid, seperti degenerasi tiroid, peradangan, autoimunitas dan neoplasia, dapat bermanifestasi sebagai nodul. Nodul tiroid bisa soliter atau multipel, dengan nodul multipel memiliki insiden yang lebih tinggi daripada nodul soliter, tetapi nodul soliter memiliki insiden kanker tiroid yang lebih tinggi.  Tergantung pada patologi nodul, nodul ini dapat diklasifikasikan sebagai: gondok nodular, nodul inflamasi, gondok nodular toksik, kista tiroid dan tumor tiroid. Pengenalan dini sifat nodul tiroid, terutama jika nodul tiroid jinak atau ganas, penting untuk pilihan pengobatan dan prognosis.  Nodul pada kelenjar tiroid dapat berupa kanker tiroid, adenoma tiroid, gondok nodular atau penyebab lainnya, tetapi sampai sifat nodul diketahui, nodul tersebut secara kolektif disebut sebagai nodul tiroid.  Penentuan jinak tidaknya nodul tiroid didasarkan pada riwayat medis, pemeriksaan fisik, pemindaian radionuklida dan sitologi aspirasi.  Nodul tunggal pada pria muda juga harus diwaspadai kemungkinan keganasan. Jika nodul baru atau nodul yang sudah ada meningkat dengan cepat dalam waktu singkat, lesi ganas harus dicurigai.  Pada pemeriksaan fisik, beberapa nodul biasanya merupakan lesi jinak, sedangkan kanker tiroid biasanya merupakan nodul tunggal yang terisolasi yang tampak tidak rata saat palpasi, memiliki tekstur keras, sedikit bergerak saat ditelan, dan kadang-kadang bahkan dapat dipalpasi sebagai pembesaran kelenjar getah bening di leher ipsilateral.  Pada pemindaian radionuklida, kanker tiroid biasanya berupa “nodul dingin” dengan margin yang samar. Sifat nodul dapat diklarifikasi lebih lanjut dengan sitologi tusukan, dengan tingkat diagnosis yang benar lebih dari 80% oleh ahli patologi yang berpengalaman.  Mereka yang memiliki kecurigaan tinggi terhadap penyakit ganas, harus mengangkat nodul melalui pembedahan sesegera mungkin. Meskipun nodul multipel atau adenoma tunggal adalah lesi jinak, beberapa pasien mungkin mengalami hiperfungsi sekunder atau kanker dan perawatan bedah dini juga dianjurkan.