Dengan menyebarnya pengetahuan medis, banyak orang yang memiliki apresiasi baru terhadap perbaikan tengkorak. Perbaikan tengkorak bukan lagi prosedur yang dianggap langka. Setiap tahun, sejumlah besar pasien di negara kita memerlukan operasi perbaikan tengkorak karena berbagai alasan. Bagi pasien, mereka tidak peduli dengan mendiskusikan penyebab kondisi mereka, tetapi lebih kepada apakah operasi akan berhasil, berapa biayanya dan berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk pulih dari operasi. Aspek kunci dari operasi ini adalah pilihan bahan. Pasien memiliki hak untuk memilih antara bahan titanium mesh atau PEEK, tergantung pada kondisi mereka. Ada perbedaan yang signifikan antara keduanya dalam hal hasil klinis dan biaya. Titanium mesh lebih banyak digunakan dan lebih tahan lama, tetapi ketidaknyamanan pasca operasi, infeksi, dan penyakit lainnya dapat terjadi. Bagi pasien, ini bukan kompromi yang kecil. Bagi dokter bedah, prosedur yang berulang-ulang meningkatkan risiko perawatan medis. Meskipun PEEK telah digunakan dalam waktu yang relatif singkat, sejumlah besar bukti klinis telah menunjukkan bahwa bahan ini biokompatibel, memiliki sedikit ketidaknyamanan, dapat dibentuk secara kompleks agar sesuai dengan area cacat dengan sempurna, dan memiliki kinerja yang sangat baik dalam berbagai hal. selama PEEK digunakan dalam perbaikan tengkorak, tidak ada reaksi penolakan yang diamati dan pasien telah pulih dengan baik. Biaya prosedur tidak menjadi masalah bagi pasien. Sebagian besar biaya operasi perbaikan tengkorak adalah pada bahan. Semakin besar cacat tengkorak, semakin banyak bahan yang digunakan dan semakin tinggi harganya. Tentu saja, pasien yang memiliki asuransi kesehatan atau Koperasi Pertanian Baru dapat menikmati polis asuransi kesehatan yang sesuai, dan beberapa biaya medis dapat diganti. Bagi keluarga yang memiliki keterbatasan finansial, hal ini dapat meringankan beban.