Buah-buahan yang baik untuk usus termasuk apel, pisang, dan anggur. Apel adalah buah yang relatif umum dalam kehidupan. Buah ini bersifat ringan, mengandung banyak mineral dan vitamin, dan kaya akan pektin. Serat makanan yang terkandung dalam apel adalah serat makanan yang larut dalam air, yang sangat jernih, meningkatkan volume tinja, meningkatkan pengeluaran tinja dan juga memiliki efek menyerap kolesterol dan asam empedu. Pektin dalam apel dapat menyerap zat-zat berbahaya dalam sistem pencernaan, mendorong pembuangan zat-zat berbahaya dan menghindari kerusakan pada selaput lendir sistem pencernaan yang disebabkan oleh zat-zat berbahaya. Pisang tidak hanya bergizi, tetapi juga memiliki efek pencahar, ketika terjadi sembelit dan buang air besar yang lambat, makan pisang dapat membantu memperbaiki kondisi tersebut. Namun, pisang harus dihindari ketika limpa dan perut sedang dingin, dan ketika mencret dan diare, karena hal ini dapat menyebabkan efek sebaliknya. Anggur memiliki kandungan glukosa yang tinggi dan kaya akan antosianin, dan bukan merupakan makanan yang merangsang. Meskipun apel memiliki banyak manfaat untuk usus, apel harus dihindari saat perut kosong dan harus dimakan setelah makan. Makan apel setelah makan tidak hanya menyerap nutrisi di dalamnya, tetapi juga memiliki efek meningkatkan gerakan peristaltik usus.