Istilah “menstruasi” umumnya digunakan untuk merujuk pada periode menstruasi wanita. Teh hijau dapat dikonsumsi selama menstruasi, tetapi harus dikonsumsi secukupnya.
Teh hijau mengandung protein, karbohidrat, serat makanan, vitamin A, vitamin C, vitamin E, kalsium, kalium, magnesium, fosfor, zat besi, mangan, dan nutrisi lainnya, konsumsi dalam jumlah sedang dapat memenuhi kebutuhan tubuh akan berbagai macam nutrisi, di mana vitamin C memiliki efek antioksidan, dan serat makanan membantu menjaga fungsi usus tetap normal.
Namun, teh hijau tidak boleh dikonsumsi secara berlebihan, agar tidak menyebabkan ketidaknyamanan pencernaan.
Selama menstruasi, Anda juga dapat menambahkan beberapa makanan kaya zat besi, seperti hati hewan, kurma merah, bayam, dan sebagainya. Anda juga perlu menambah makanan kaya protein, seperti daging tanpa lemak, telur, susu, serta buah-buahan dan sayuran segar, untuk membantu memperbaiki kondisi lemas dan membantu pemulihan tubuh.
Selain itu, selama menstruasi, Anda harus memperhatikan pola makan yang seimbang, dengan kombinasi yang wajar antara biji-bijian kasar dan halus, daging, dan sayuran. Jaga kebersihan dan higienis vulva, dan sering-seringlah mengganti pembalut.