Apa yang dapat dideteksi oleh MRI otak?

MRI Otak umumnya mengacu pada pemeriksaan pencitraan resonansi magnetik kranial, yang dapat digunakan untuk mendeteksi penyakit otak organik, terutama termasuk tumor otak kranial, radang otak, penyakit serebrovaskular, dan sebagainya.
1. Tumor kranial: Pencitraan resonansi magnetik kranial dapat digunakan untuk memeriksa tumor kranial, seperti astrositoma, tumor pineal, tumor metastasis otak, dan lain-lain, dan juga dapat digunakan untuk mendiagnosis sifat tumor yang jinak dan ganas.
2. Peradangan otak: Urutan pencitraan resonansi magnetik kranial yang berbeda dapat membantu dalam menentukan sifat sinyal abnormal di otak. Sebagai contoh, pasien dengan ensefalitis virus dapat melihat lesi edema sitotoksik, dan sklerosis multipel dapat melihat perubahan demielinasi inflamasi.
3. Penyakit serebrovaskular: Pencitraan resonansi magnetik kranial dapat memeriksa apakah pasien mengalami infark serebral, pendarahan otak dan penyakit lainnya, dan sampai batas tertentu, membantu menentukan periode terjadinya lesi.
Selain itu, pencitraan resonansi magnetik kranial juga dapat mendeteksi penyakit lain seperti ensefalopati Wernicke. Jika pasien merasa tidak nyaman di kepala, dianjurkan untuk melakukan pemeriksaan pencitraan resonansi magnetik kranial di bawah bimbingan dokter untuk mengklarifikasi kondisinya dan mendeteksi serta mengobatinya secara dini.