Secara klinis, adanya dahak yang menggumpal menunjukkan bahwa dahak tersebut relatif kental dan mengandung sedikit air, dan lebih sering dikaitkan dengan penyakit pernapasan. Hal ini terutama disebabkan oleh infeksi, terutama karena bakteri, mikoplasma, klamidia, riketsia, dan Mycobacterium tuberculosis, yang menyebabkan kongesti, edema, dan sekresi inflamasi pada saluran napas. Saluran napas menjadi lebih tersumbat dan kurang berair, sehingga sekresi relatif kental dan kental. Ketika peradangan mengiritasi dinding saluran napas, batuk dan meludah dahak yang menggumpal dapat terjadi. CT atau MRI kedua paru-paru dapat diuji, dan kultur patogen serta tes sensitivitas obat dapat diambil dari dahak yang menggumpal untuk memperjelas penyebab dan prinsip-prinsip pengobatan.