Emfisema dapat memengaruhi harapan hidup jika tidak diobati, dengan komplikasi seperti gagal napas atau penyakit jantung paru, yang pada gilirannya memengaruhi kelangsungan hidup. Emfisema terutama dimanifestasikan sebagai dispnea progresif, sebagian besar memburuk setelah persalinan, dan pengobatan penyakit ini terkait dengan faktor-faktor seperti apakah pengobatan yang wajar telah dilakukan atau tidak dan apakah pencegahan telah dilakukan atau tidak. Jika penyakit ini tidak diobati secara wajar atau dicegah dengan baik, maka akan menyebabkan kambuhnya penyakit dan perkembangan emfisema lebih lanjut, dan ada kemungkinan komplikasi seperti gagal napas atau penyakit jantung paru, yang akan mempengaruhi kualitas hidup dan membahayakan nyawa. Oleh karena itu, setelah didiagnosis, emfisema harus diobati secara aktif untuk mengurangi kemungkinan komplikasi, sehingga tidak mempengaruhi kualitas hidup dan mengancam nyawa.