“Pemeriksaan perkembangan secara teratur untuk bayi prematur sangat penting untuk kelancaran pertumbuhannya agar dapat mengejar ketertinggalannya dari bayi cukup bulan sejak dini.” Pemantauan tindak lanjut terhadap bayi prematur meliputi: Penilaian neuromotorik: Bayi prematur yang sehat cenderung mengejar perkembangan neuromotorik bayi cukup bulan yang normal pada usia yang sama 1-2 tahun setelah lahir, dan dalam prosesnya, kesenjangan dengan bayi cukup bulan pada usia yang sama akan berkurang seiring bertambahnya usia. Penelitian ilmiah telah membuktikan bahwa semakin muda usia bayi, semakin cepat otak tumbuh dan berkembang, semakin kuat plastisitasnya, dan semakin baik kemampuannya untuk mengimbangi kerusakan otak. Perkembangan plastisitas terkuat dan kemampuan kompensasi pada awal masa bayi membutuhkan stimulasi lingkungan yang kaya. Rangsangan lingkungan disalurkan ke otak melalui indera penglihatan, pendengaran, sentuhan kulit, dan gerakan. Panduan ilmiah kami dirancang untuk memberikan rangsangan eksternal yang kaya kepada bayi guna mendorong perkembangan otak, terutama selama tahun pertama kehidupan, yang merupakan tahun yang krusial dalam mendorong perkembangan intelektual dan motorik secara khusus. Penilaian Perkembangan Gizi dan Fisik: Bayi prematur dipulangkan dari rumah sakit dengan masalah makan yang terus meningkat, seperti kesulitan makan, mengisap dan menelan yang tidak terkoordinasi, dan asupan kalori yang tidak memadai. Nutrisi yang baik adalah fondasi yang diperlukan untuk mendorong pertumbuhan dan perkembangan otak dan fisik, yang harus dinilai dengan menggunakan grafik pertumbuhan yang dikoreksi berdasarkan usia pada bayi prematur. Dalam praktik klinis, sering ditemukan bahwa orang tua dari bayi prematur mengabaikan faktor prematur ketika bertukar pengalaman pengasuhan dengan orang tua lain, dan sering kali memberikan pengasuhan yang salah kepada bayi prematur mereka. Orang tua dari bayi prematur harus memahami dengan jelas tentang konsep bahwa makanan tambahan, nutrisi mikro dan vitamin untuk bayi prematur tidak sama dengan makanan bayi cukup bulan, dan harus dipandu oleh dokter. Untuk pertumbuhan fisik bayi prematur, panjang tubuh biasanya sampai usia 40 bulan, lingkar kepala 18 bulan, dan berat badan 24 bulan, setelah itu tidak ada koreksi yang bisa dilakukan, dan bayi dapat dievaluasi secara langsung sesuai dengan usia sebenarnya. Penilaian visual, pemeriksaan pendengaran: Banyak bayi prematur yang keluar dari NICU berisiko mengalami retinopati prematuritas, dan prevalensi strabismus serta miopia sering terjadi pada bayi prematur, sehingga pemeriksaan penglihatan dan tindak lanjut untuk bayi prematur harus melibatkan dokter mata. Semua bayi prematur harus menjalani pemeriksaan pendengaran, dan jika mereka tidak lulus pemeriksaan awal, mereka harus menjalani pemeriksaan ulang, dan mereka yang mencurigakan atau tidak normal harus segera dirujuk. Penilaian perkembangan mental, bahasa, sosio-emosional dan perilaku: Perkembangan mental, bahasa, dan psikologis bayi prematur selalu menjadi perhatian orang tua. Profesional kesehatan anak akan melakukan penilaian diagnostik standar menggunakan developmental quotient (DQ) atau intelligence quotient (IQ), dan merencanakan intervensi untuk anak-anak yang dicurigai atau tidak normal atau merujuk mereka ke spesialis perkembangan.