Seperti kata pepatah: tiga kali berputar dan enam kali duduk, ini adalah aturan perkembangan untuk bayi baru lahir, biasanya perkembangan anak akan mengikuti aturan seperti itu, tetapi untuk bayi prematur, karena mungkin ada ketidakdewasaan pada saat lahir, sehingga mudah menyebabkan keterbelakangan perkembangan setelah lahir, sehingga beberapa ibu berkonsultasi, bayi prematur enam bulan tidak bisa membalikkan bagaimana melakukannya? Padahal, penting bagi ibu untuk menggunakan usia korektif yang benar agar adil untuk mengukur perkembangan bayi. Jika bayi prematur enam bulan tidak bisa membalikkan badan, jika dikoreksi berdasarkan usia, maka biasanya ia mengalami keterlambatan perkembangan motorik kasar. Motorik kasar mengacu pada postur tubuh dan aktivitas yang dikontrol oleh otot-otot besar tubuh, seperti: tengkurap, membalikkan badan, duduk, merangkak, berdiri, berjalan, dan berlari. Pada tahun pertama kehidupan, anak-anak normal mengembangkan keterampilan motorik kasar mereka dengan sangat cepat. Pepatah “tiga kali berputar, enam kali duduk, tujuh kali berguling, delapan kali merangkak, sepuluh kali berdiri, satu kali berjalan” pada dasarnya menggambarkan periode kritis perkembangan motorik kasar bayi usia 0-1 tahun. Apa yang harus saya lakukan jika bayi prematur saya yang berusia enam bulan tidak dapat berguling? Latihan motorik kasar adalah penggunaan berbagai metode latihan motorik untuk memperbaiki postur tubuh yang tidak normal dan perkembangan motorik kasar yang terlambat. Perawatan harus disesuaikan dengan kondisi bayi secara keseluruhan dan rencana pelatihan harus dikembangkan yang menggabungkan kegiatan fungsional sesuai dengan pola perkembangan bayi. Perawatan harus memanfaatkan normalisasi refleks bayi sendiri untuk mendapatkan pola gerakan dan postur tubuh yang normal, yang secara bertahap memungkinkan bayi memperoleh fungsi motorik yang normal. Pelatihan motorik kasar mendorong deteksi dini dan pelatihan dini. Pelatihan motorik kasar pada usia dini dapat menjadi intervensi yang efektif untuk membawa perkembangan gerakan motorik kasar mendekati normal dan sangat efektif. Secara efektif dapat menghambat postur tubuh yang tidak normal, mengurangi tonus otot dan meningkatkan kekuatan otot. Sebagian besar bayi dengan keterlambatan motorik dapat mengejar ketertinggalannya dari teman sebayanya pada usia 3 tahun dan dapat hidup normal setelahnya.