Makan tiram akan menodai tinja. Tiram adalah makanan berprotein tinggi dan tinja akan mengosongkan lebih lambat setelah makan, sehingga menghasilkan tinja yang berwarna hitam dan lengket, tetapi perlu diwaspadai adanya pendarahan saluran cerna. Ketika tinja berwarna gelap, pergilah ke rumah sakit untuk melakukan tes darah samar tinja dan jika hasilnya positif, waspadalah terhadap perdarahan saluran cerna. Jika jumlah perdarahan saluran cerna >50 mL, tinja berwarna hitam atau keras dapat terjadi. Terdapat sejumlah faktor yang berkontribusi terhadap terjadinya gejala klinis ini, tetapi penting untuk mengidentifikasinya. Selain itu, perubahan warna tinja juga dapat terjadi jika obat-obatan tertentu, seperti yang mengandung zat besi, bismut, atau darah hewan, dikonsumsi bersamaan dengan konsumsi ocimum sanctum, dan harus diperiksa. Penting untuk mengamati warna feses dalam kehidupan sehari-hari dan makan makanan yang hangat, lembut, ringan, dan mudah dicerna. Jika ada kelainan pada warna atau sifat feses, penting untuk waspada dan segera memeriksakan diri serta mengobatinya untuk mencegah penundaan pada kondisi tersebut.