Sistem analisis prognostik untuk kanker ginjal, di sisi lain, sangat operasional, memungkinkan untuk penilaian risiko dan prediksi kelangsungan hidup, serta membantu dalam desain uji klinis dan pengembangan strategi tindak lanjut. Pengembangan sistem prognostik menggunakan penanda molekuler merupakan tren dalam analisis prognostik kanker ginjal. I. UISS Para peneliti di University of California, Los Angeles UCLA telah mengembangkan sistem penilaian risiko kanker ginjal, UISS (University of California, Los Angeles Integrated Staging System). UISS mengklasifikasikan kanker ginjal ke dalam lima kelompok berdasarkan stadium TNM (1997), patologi tumor (Furhman Grade) dan skor kualitas hidup ECOG, dengan perbedaan prognosis yang signifikan di antara kelima kelompok tersebut. Pasien-pasien ini dikelompokkan dengan menggunakan sistem pementasan UICC (UCLA Integrated Staging System) ke dalam tiga kelompok risiko yang berbeda, yaitu risiko rendah, risiko menengah dan risiko tinggi. Untuk tumor terbatas, tingkat kelangsungan hidup 5 tahun adalah 92% untuk kelompok risiko rendah, 67% untuk kelompok menengah dan hanya 44% untuk kelompok risiko tinggi. UISS telah terbukti menjadi prediktor kelangsungan hidup yang akurat pada kanker ginjal non-metastatik, tetapi kurang akurat pada kanker ginjal metastatik. Ini hanya dapat membedakan pasien ke dalam kelompok risiko rendah, menengah dan tinggi. Oleh karena itu, UISS kurang informatif dibandingkan sistem lain untuk memandu pengobatan. SSIGN Pada tahun 2002, Mayo Clinic meninjau lebih dari 1.800 kasus kanker ginjal dan mengembangkan sistem penilaian (SSIGN) untuk pementasan tumor, ukuran tumor, penilaian patologi tumor dan nekrosis tumor. Berdasarkan skor SSIGN, dimungkinkan untuk memperkirakan kemungkinan kelangsungan hidup pasien dari 1 hingga 10 tahun. III.Nomogram Pada tahun 2001, Memorial Sloan-Kettering Cancer Center MSKCC meninjau dan menganalisis 601 pasien kanker ginjal pasca operasi dan mengembangkan POSTOPERATIVE PROGNOSTIC NOMOGRAM FOR RENAL CELL CARCINOMA untuk menilai kanker ginjal pasca operasi. Ini digunakan untuk memprediksi kemungkinan kelangsungan hidup bebas tumor selama lima tahun pada pasien kanker ginjal yang baru didiagnosis; pada tahun 2005, Memorial Sloan-Kettering Cancer Centre (MSKCC) meningkatkan lebih lanjut jumlah pasien menjadi 833 dan mengembangkan NOMOGRAM UNTUK REKURENSI CLEAR CELL RENAL CELL CARCINOMA. Grafik ini digunakan untuk memprediksi kemungkinan kelangsungan hidup bebas tumor selama lima tahun pada pasien karsinoma sel bening ginjal. Penggunaan NOMOGRAM sebagai dasar, dikombinasikan dengan perangkat lunak NOMOGRAM, memungkinkan analisis prognostik yang lebih akurat dan efisien.