Pembedahan polipektomi biasanya memerlukan pemeriksaan penyakit infeksi. Polipektomi adalah prosedur invasif, dan polip dapat tumbuh di semua bagian tubuh. Polip umumnya merupakan lesi jinak, dan ini merupakan pembedahan yang relatif kecil. Umumnya, sebelum polipektomi, perlu dilakukan skrining penyakit menular secara rutin, seperti pemeriksaan penta hepatitis B, antibodi hepatitis C, antibodi AIDS, antibodi sifilis, dan lain-lain. Sementara itu, sebelum polipektomi, biasanya dilakukan pemeriksaan darah, fungsi pembekuan darah, elektrokardiogram, dan lain-lain untuk mengetahui fungsi pembekuan darah dan kondisi jantung pasien, sehingga dapat menilai indikasi pasien untuk melakukan operasi dan menangani komplikasi terkait pada waktunya.