Anak-anak dengan hipertiroidisme dapat mengalami pembesaran kelenjar tiroid, mata melotot, dan kondisi hipermetabolik.
Pada hipertiroidisme, kadar hormon tiroid dalam darah terlalu tinggi, dan keadaan hipermetabolik dapat terjadi, termasuk jantung berdebar, mudah tersinggung, gelisah, susah tidur, diare atau peningkatan frekuensi buang air besar, nafsu makan yang berlebihan, takut akan panas, serta keringat berlebih, kurang konsentrasi, dan gemetar pada tangan dan kaki.
Selain itu, hipertiroidisme dapat disertai dengan pembesaran kelenjar tiroid dalam berbagai tingkatan, dengan gondok yang menyebar dengan tekstur sedang dan tidak terasa sakit, serta sinostosis tiroid, yang dapat mencakup sinostosis sederhana dan sinostosis infiltratif.
Jika seorang anak ditemukan memiliki gejala hipertiroidisme, ia harus pergi ke rumah sakit tepat waktu dan meminta dokter untuk membuat penilaian berdasarkan situasi spesifik, untuk menghindari kesalahpahaman tentang kondisi tersebut.