Secara klinis, tidak ada kontrasepsi yang paling efektif dan paling aman, karena tidak ada tindakan atau metode kontrasepsi yang dapat mencapai kontrasepsi yang 100 persen aman; namun, kontrasepsi kondom, kontrasepsi IUD, pil kontrasepsi oral, dan metode lainnya dapat dipilih. 1. Kontrasepsi kondom: pria dapat memakai kondom sebelum berhubungan seks, dan mereka dapat mencapai kontrasepsi yang efektif melalui penggunaan kondom, dan pada saat yang sama, mereka juga dapat mencegah beberapa penyakit menular seksual (PMS). 2. Alat kontrasepsi dalam rahim (AKDR): wanita pergi ke bagian kebidanan dan kandungan di rumah sakit umum untuk mendapatkan cincin kontrasepsi 3-7 hari setelah periode menstruasi, dan cincin kontrasepsi dapat digunakan sebagai metode kontrasepsi yang efektif. 3. Pil kontrasepsi oral: seperti pil kontrasepsi darurat oral (tablet levonorgestrel, dll.); pil kontrasepsi kerja pendek oral (tablet deoksiprogesteron etinil estradiol, dll.), pil kontrasepsi kerja panjang oral (tablet 18-metil etinil estradiol, dll.). Jika menopause terjadi selama lebih dari 10 hari, Anda harus pergi ke rumah sakit untuk melakukan pemeriksaan guna memastikan apakah Anda hamil atau tidak. Penggunaan obat-obatan tertentu harus di bawah bimbingan dokter, dan tidak boleh dikonsumsi sendiri.