Peluang kesembuhan untuk leukemia akut pada lansia

Tidak ada statistik yang tepat mengenai peluang kesembuhan leukemia akut pada lansia. Namun, beberapa survei menemukan bahwa seiring dengan bertambahnya usia pasien leukemia akut pada lansia, angka kesembuhan total dengan pengobatan klinis akan menurun secara signifikan. Gejala leukemia akut pada lansia umumnya lebih berbahaya, termasuk kelemahan, pusing, demam ringan, dll. Anemia yang tidak dapat dijelaskan juga dapat terjadi, dan penyakit ini biasanya baru terdiagnosis setelah beberapa bulan. Karena semua fungsi tubuh lansia telah memburuk dalam berbagai tingkatan, transplantasi sel punca seringkali tidak memungkinkan, dan kemoterapi standar dosis rendah (sitarabin, zorubisin) direkomendasikan. Telah ditemukan bahwa dengan bertambahnya usia pasien usia lanjut, tingkat remisi lengkap pengobatan klinis secara signifikan lebih rendah, dan tingkat kematian pada tahap awal kemoterapi lebih tinggi. Namun, dengan peningkatan standar medis, dalam beberapa tahun terakhir, beberapa penelitian menemukan bahwa rejimen kemoterapi individual lebih bermanfaat bagi pasien lanjut usia (Vinaclat, Azacitidine). Oleh karena itu, ketika lansia menderita leukemia akut, disarankan agar mereka secara aktif mencari perhatian medis dan menerima perawatan individual di bawah bimbingan dokter, yang kondusif untuk memperpanjang waktu kelangsungan hidup.