Hubungan antara mikronutrien esensial dan kesehatan anak Mikronutrien esensial memainkan peran yang sangat penting dalam tubuh manusia, membentuk dasar metabolisme dan memengaruhi pertumbuhan dan perkembangan anak. Asupan mikronutrien yang berlebihan, tidak mencukupi, tidak seimbang, atau kurang dapat, dalam berbagai tingkat, menyebabkan perubahan fungsi fisiologis atau penyakit pada anak-anak. Setiap zat gizi mikro memiliki peran fisiologis yang spesifik, dan kekurangannya dapat menyebabkan penyakit. Sebagai contoh, zat besi adalah dasar dari hemoglobin, dan kekurangan zat besi dapat menyebabkan anemia defisiensi besi, yang dapat dengan mudah diperumit oleh infeksi dan, dalam kasus-kasus yang serius, kelainan pada perkembangan sistem saraf dan perilaku; seng memengaruhi metabolisme asam amino dan sintesis materi putih, dan kekurangan seng dapat menyebabkan retardasi pertumbuhan pada anak-anak dan juga memengaruhi perkembangan tulang mereka. Tembaga adalah komponen penting dari banyak enzim dalam tubuh, dan kekurangan tembaga dapat menyebabkan anemia, neutropenia, dan penyakit menular; peran yodium dalam tubuh diekspresikan melalui fungsi tiroksin, dan kekurangan yodium di lingkungan menyebabkan gondok endemik, dan kekurangan tiroksin dapat menyebabkan kerusakan permanen pada otak dan perkembangan kecerdasan anak kecil; selenium terlibat dalam komposisi sejumlah enzim putih di dalam tubuh, dan juga dapat mengais radikal bebas di dalam tubuh. Molibdenum hadir dalam xantin oksidase, enzim penting dalam tubuh manusia, dan kekurangannya menyebabkan gangguan metabolisme asam urat; Selain itu, molibdenum terkait dengan perkembangan kanker kerongkongan; kobalt dapat meningkatkan penyerapan seng, dan sebagian besar kobalt dalam hati ada dalam bentuk vitamin B12; kekurangan vitamin B12 dapat menyebabkan anemia megaloblastik; fluor terlibat dalam metabolisme normal tubuh manusia. Jumlah fluor yang tepat memainkan peran penting dalam menjaga metabolisme kalsium dan fosfor tubuh, mendorong pengapuran gigi dan tulang, serta memastikan pertumbuhan dan perkembangan gigi dan tulang yang normal.