Apa saja bahaya bekam

Bekam adalah salah satu jenis terapi pengobatan tradisional Tiongkok, yang sesuai dengan kondisi pasien, dan umumnya tidak berbahaya, tetapi kita perlu memperhatikan kontraindikasi dan tindakan pencegahan bekam. Kontraindikasi: penderita demam tinggi dan kejang-kejang; penderita penyakit infeksi kontak; penderita dengan kecenderungan pendarahan, seperti leukemia; emfisema, gagal jantung; varises; borok kulit; patah tulang sebelum sembuh; radang sendi akut, cedera ligamen dan tendon; TBC paru, tumor ganas, penyakit kelenjar getah bening (terutama mengacu pada TBC kelenjar getah bening leher rahim); penderita yang terlalu banyak makan, terlalu banyak makan, mabuk, dan berolahraga berlebihan; penderita yang mengalami gangguan jiwa, tetanus, rabies, dan lain-lain. Perhatian: Teknik bekam harus ringan, cepat, akurat dan mantap, dan bola kapas etanol yang terbakar harus dijauhkan dari kulit pasien untuk menghindari luka bakar. Jika pusing dan sesak dada, mual dan muntah, keringat dingin dan fenomena bekam lainnya, pasien harus segera bangun bekam, sehingga pasien mempertahankan posisi kepala menunduk dan kaki berbaring tinggi, jika perlu, minum air matang hangat atau air gula, dan perhatikan tekanan darah, detak jantung dan sebagainya. Jika pasien ingin melakukan bekam, silakan pergi ke rumah sakit biasa dan dilakukan oleh dokter profesional di bawah diagnosis dokter. Bekam melibatkan api terbuka, dan sebaiknya tidak meminta teman atau kerabat melakukannya sendiri.