Bagaimana cara membedakan antara penyakit jantung koroner yang asli dan yang palsu?

Banyak orang tidak mengetahui apa saja gejala spesifik penyakit jantung koroner dan tidak memiliki cara untuk mencegah atau mengobatinya. Bagaimana Anda dapat membedakan antara penyakit jantung koroner yang asli dan yang palsu, dan apa yang harus diwaspadai, seperti yang dijelaskan di bawah ini! Pertama: angina sering terjadi selama persalinan, kegembiraan emosional, dll., sedangkan non-angina sering terjadi saat istirahat. Durasinya singkat, seringkali tidak lebih dari setengah jam, sedangkan durasi nyeri non-angina terjadi lebih lama, hingga beberapa jam. Kedua: pasien dengan angina pektoris akibat penyakit arteri koroner sering merasakan nyeri di daerah prekordial, yang dapat melibatkan bagian tubuh lainnya, sedangkan pasien dengan non-angina pektoris sering muncul dengan sensasi kesemutan, yang harus dibedakan dengan angina pektoris akibat penyakit arteri koroner. Ketiga: angina dapat terjadi pada tulang dada bagian bawah dan tengah, dan terkadang pasien juga dapat mengalami sakit gigi, sedangkan kejadian non-angina sering bervariasi, dengan lokasi yang tidak teratur dan bervariasi. Pasien dapat meminum obat untuk meringankan gejalanya, sedangkan pada pasien non-angina, obat yang mengandung nitrogliserin seringkali tidak efektif. Keempat, pasien dengan penyakit jantung koroner sering kali memiliki faktor risiko penyakit jantung koroner, seperti hipertensi, hiperlipidemia, dan obesitas, sedangkan pasien non-angina sering kali tidak memiliki faktor risiko penyakit jantung koroner. Ketika nyeri dada menyerang, Anda harus pergi ke rumah sakit sesegera mungkin untuk melakukan tes yang relevan untuk memperjelas diagnosis agar tidak menunda kondisi tersebut.