Ketika bayi memiliki tatapan kosong, penting untuk menyadari situasi secara keseluruhan. Jika tatapannya sering kosong, untuk menentukan kecerdasan bayi, Anda dapat melakukan skala kecerdasan untuk mengesampingkan keterbelakangan mental bawaan dan kondisi lainnya. Selain itu, ada juga kasus kurus dan kurang gizi, yang bisa diatasi dengan memperkuat nutrisi. Jika menatap hanya sementara, kita harus mengesampingkan terjadinya ketidaknyamanan fisik sesekali, seperti pusing sementara, serangan epilepsi, dll., dan mengkonfirmasi diagnosis dengan electroencephalogram (EEG), CT otak, atau pencitraan resonansi magnetik (MRI). Jika menatap hanya sesekali dan bayi normal dalam semua aspek lain seperti bicara dan perilaku, itu mungkin hanya fenotipe umum dan bukan keadaan penyakit. Disarankan untuk tidak terlalu khawatir, perhatikan observasi dan tangani setiap masalah kapan saja.