Makanan apa yang direkomendasikan untuk pasien kanker esofagus?

Selama masa pemulihan pasca-operasi kanker esofagus, pola makan yang sehat dapat memberikan perlindungan terbaik bagi tubuh Anda, membantu Anda pulih lebih cepat dan mengurangi risiko kekambuhan.

Selama pemulihan pasca-operasi, dianjurkan agar Anda

Makanlah makanan seimbang berdasarkan makanan nabati yang kaya akan buah-buahan dan sayuran segar serta biji-bijian (termasuk gandum, jagung, gandum, beras dan sorgum); dan campuran yang baik antara daging merah (misalnya daging babi, sapi dan domba) dan daging putih (misalnya unggas dan ikan).

Edisi ketiga dari Laporan Global tentang Diet, Nutrisi, Aktivitas Fisik, dan Pencegahan Kanker oleh American Institute for Cancer Research (AICR) dan World Cancer Research Fund (WCRF) merekomendasikan bahwa jika Anda makan setidaknya 2/3 dari makanan Anda di atas piring, sertakan makanan nabati, termasuk sayuran, buah-buahan, biji-bijian (gandum, tepung jagung, millet, dll.), kacang-kacangan (misalnya kedelai dan produknya, dan kacang merah, kacang polong, lentil, dll.). 1/3 lainnya dapat dialokasikan untuk makanan hewani, termasuk daging tanpa lemak dari ikan, unggas dan ternak, dengan variasi sebanyak mungkin.

Makanan yang direkomendasikan untuk pasien yang baru sembuh dari kanker esofagus meliputi

Sayuran berwarna kuning-hijau tua, seperti bayam, rape, daun seledri, kubis hampa, sawi, brokoli, krisan, dan daun bawang
protein berkualitas baik, termasuk ikan, unggas, daging dari ternak, telur, susu, dan produk kedelai, tetapi konsumsi daging merah dari ternak dan daging olahan (misalnya ham, bacon, dll.) yang berlebihan tidak dianjurkan
Minyak nabati berkualitas baik, seperti minyak zaitun, minyak rami, minyak biji teh, dll.

Anda dianjurkan untuk mengonsumsi suplemen multivitamin dan fitokimia melalui diet seimbang. Jika Anda mengalami kesulitan menelan, minumlah beberapa gelas jus buah dan sayuran segar, seperti jus wortel dan labu, jus brokoli dan bayam, jus kiwi dan apel, jus buah delima, dll. setiap hari.

Jika Anda tidak dapat mengonsumsi makanan yang cukup atau jelas-jelas kekurangan vitamin tertentu, Anda juga dapat mengonsumsi nutrisi enteral oral atau suplemen vitamin di bawah bimbingan ahli diet atau dokter.

Banyak orang “terobsesi” dengan “suplemen” dan “suplemen kesehatan”. Suplemen yang umum tersedia seperti bubuk spora Ganoderma Lucidum, ginseng Amerika, dan teripang mungkin memiliki beberapa efek meningkatkan kekebalan tubuh dan dapat dikonsumsi di bawah bimbingan seorang herbalis. Namun demikian, penting untuk mengingatkan Anda bahwa makanan yang disebutkan di atas bukanlah pengganti makanan, apalagi obat.

Dapatkah saya mengonsumsi suplemen setelah operasi kanker esofagus?