Bahaya dan efek samping dari suntikan kontur

Suntikan kontur, yaitu Botox, dikaitkan dengan berbagai efek samping setelah penyuntikan, termasuk efek sistem pencernaan dan otot, seperti pusing, penglihatan kabur, dan keterlibatan multifaset lainnya.
1. Efek sistem pencernaan dan penglihatan: efek samping yang paling sering terjadi adalah pusing, penglihatan kabur, kelemahan membuka kedua mata, ptosis kelopak mata bilateral, disfagia, tersedak air minum, kelemahan mengunyah, sesak di dada, kelelahan, diplopia, disartria, dan sebagainya.
2. Sistem otot: keterlibatan otot didominasi oleh gejala keterlibatan otot mata dan faring. Selain itu, gejala-gejala seperti penurunan kekuatan otot tungkai atas dan bawah, kesulitan buang air besar, insomnia, mengantuk, berkeringat, jantung berdebar, dan sebagainya, juga dapat terjadi. Kegagalan pernapasan yang disebabkan oleh keterlibatan otot pernapasan telah dilaporkan dalam literatur di masa lalu, tetapi jarang terjadi.
Jika salah satu dari gejala-gejala ini terjadi setelah injeksi toksin botulinum, Anda harus berkomunikasi dengan dokter Anda untuk memutuskan apakah Anda dapat terus menggunakannya. Hal ini tidak boleh diabaikan, agar tidak membahayakan kesehatan Anda.