Dapatkah rutinitas tinja mendeteksi kolitis kronis?

Kolitis kronis adalah suatu kondisi di mana selaput lendir usus besar tersumbat, bengkak, atau bahkan terkikis atau mengalami ulserasi, terutama dalam bentuk kolitis ulserativa. Manifestasi utama kolitis kronis adalah diare dan sakit perut, dan diare ketika terkena dingin atau pola makan yang buruk. Kolitis kronis secara luas didefinisikan sebagai peradangan kronis pada usus besar, yang tidak selalu terdeteksi oleh pemeriksaan tinja, karena banyak pasien dengan kolitis kronis memiliki pemeriksaan tinja yang normal. Jika usus besar ditemukan tersumbat, terkikis dan bengkak, diagnosis kolitis kronis dapat ditegakkan. Hal ini juga harus dikombinasikan dengan gejala klinis seperti diare atau sakit perut. Banyak pasien yang takut menjalani kolonoskopi, sehingga mereka hanya melakukan tes tinja, karena mengira bahwa hasil yang normal berarti tidak ada masalah. Kolonoskopi tanpa rasa sakit kini tidak terlalu menyakitkan dan tidak dapat dinilai dari hasil pemeriksaan feses saja.