Penyebab penurunan progesteron memiliki banyak aspek, termasuk sekresi hormon ibu yang tidak mencukupi, faktor penyakit, insufisiensi luteal, disfungsi kelenjar adrenal atau kelenjar tiroid yang serius. 1. Hormon ibu sendiri tidak cukup: pertumbuhan dan perkembangan awal janin membutuhkan tingkat hormon relatif dalam tubuh ibu, jika ada kekurangan sekresi hormon ibu sendiri, mungkin ada penurunan progesteron, yang mengakibatkan terhentinya perkembangan janin. 2. Faktor penyakit: kehamilan ektopik, preeklampsia, amenorea dan penyakit lainnya juga dapat menyebabkan penurunan progesteron. 3. Insufisiensi luteal: Fungsi dan perkembangan korpus luteum ovarium yang tidak memadai juga dapat menyebabkan penurunan progesteron. 4. Disfungsi serius pada kelenjar adrenal dan kelenjar tiroid: Kelenjar adrenal dan kelenjar tiroid adalah “atasan” yang memungkinkan ovarium memproduksi progesteron. Jika terjadi disfungsi serius pada kelenjar adrenal dan kelenjar tiroid, maka ovarium akan menjadi tidak berfungsi, yang akan menyebabkan penurunan tingkat progesteron. Jika terjadi penurunan progesteron, dianjurkan untuk pergi ke rumah sakit biasa untuk diagnosis dan pengobatan sesuai dengan penyebabnya.