Konjungtivitis adalah istilah umum untuk sekelompok penyakit yang dapat disebabkan oleh sejumlah faktor, dibagi menjadi dua kategori utama: pertama, faktor infeksi, termasuk bakteri, virus dan jamur; dan kedua, faktor non-infeksi, termasuk faktor kekebalan tubuh, reaksi alergi atau luka bakar kimiawi. Pilihan pengobatan untuk konjungtivitis bervariasi dari satu penyebab ke penyebab lainnya, jadi jangan menggunakan obat secara membabi buta. Langkah pertama adalah pergi ke rumah sakit untuk pemeriksaan terperinci untuk mengklarifikasi kondisi sebelum memilih obat yang tepat. Konjungtivitis bakteri biasanya memerlukan antibiotik, seperti tetes mata levofloxacin hidroklorida; konjungtivitis virus memerlukan obat antivirus, seperti tetes mata ribavirin; konjungtivitis jamur lebih jarang terjadi dan dapat diobati dengan obat antijamur, seperti tetes mata flukonazol; konjungtivitis yang disebabkan oleh faktor kekebalan tubuh atau reaksi alergi dapat diobati dengan tetes mata glukokortikoid atau antihistamin, seperti nitroprusside hidroklorida. Untuk konjungtivitis yang disebabkan oleh faktor kekebalan tubuh atau reaksi alergi, Anda dapat memilih tetes glukokortikoid atau antihistamin, seperti tetes mata azelastine hidroklorida atau tetes flumetron.