Apa efek dari memasak jelai dan poria secara bersamaan?

Air mata Ayub umumnya disebut sebagai Coix lacryma. Efek dari air mata Ayub dan Poria cocos yang diminum dalam ramuan yang sama adalah diuresis dan merembesnya kelembapan (mendorong pergerakan air untuk menghilangkan kelembapan), memperkuat limpa, dan menenangkan hati dan pikiran.
Efek air mata Ayub adalah diuretik dan merembeskan kelembapan, memperkuat limpa dan menghentikan diare, mendetoksifikasi dan membubarkan simpul-simpul, mengeluarkan nanah dan menghilangkan kelumpuhan. Sangat cocok untuk kaki bengkak, oedema defisiensi limpa dan lembab, diare berkepanjangan akibat defisiensi limpa, kelumpuhan akibat lembab dan kontraktur sendi, bisul paru-paru, bisul usus (bisul yang terjadi di usus dan usus, yang dimanifestasikan dengan demam, nyeri di perut bagian kanan, dan benjolan yang dapat diraba), dan sebagainya. Wanita hamil harus menggunakan air mata Ayub dengan hati-hati.
Khasiat Poria adalah untuk diuretik dan merembeskan kelembaban, memperkuat limpa, dan menenangkan pikiran dan menenangkan jiwa. Sangat cocok untuk oedema, diare karena kekurangan limpa, penyumbatan air di dada dan tulang rusuk, pusing, jantung berdebar dan insomnia. Reaksi yang merugikan dan kontraindikasi Poria tidak jelas.
Oleh karena itu, air mata Ayub dan Poria yang dimasak bersama memiliki efek menginduksi diuresis dan rembesan kelembapan (mendorong aliran air untuk menghilangkan kelembapan), memperkuat limpa, menghentikan diare, menenangkan hati dan menenangkan pikiran, membuang racun dan menyebarkan benjolan, dan mengeringkan nanah.
Jika Anda perlu menggunakan Poria dan Air Mata Ayub untuk mengatur tubuh atau menyembuhkan penyakit, disarankan untuk menggunakan di bawah bimbingan dokter, jangan mengobati diri sendiri secara membabi buta, agar tidak menimbulkan konsekuensi yang merugikan.