Apa yang dimaksud dengan Stimulasi Magnetik Transkranial Berulang (rTMS)? rTMS adalah perawatan yang menghasilkan medan magnet fluks magnetik tinggi melalui tengkorak tanpa pelemahan, yang menstimulasi struktur saraf dan memperbaiki tidak hanya berbagai gejala klinis seperti gangguan tidur, gangguan kecemasan, dan depresi, tetapi juga meningkatkan daya ingat dan fungsi kognitif pasien. Perawatan rTMS umumnya lebih efektif bila dipertahankan selama 4 minggu, dengan 10-15 hari sebagai pengobatan. Apa saja indikasi untuk terapi stimulasi magnetik transkranial berulang? rTMS adalah metode pengobatan yang diakui secara internasional, tidak menimbulkan rasa sakit dan aman. Indikasi utamanya adalah: 1. Gangguan tidur: insomnia sebagian besar terkait dengan suasana hati, seperti kesulitan tidur yang sering kali terkait dengan kecemasan, terbangun lebih awal terkait dengan depresi. rTMS dapat memperbaiki suasana hati dan meningkatkan kualitas tidur pada saat yang bersamaan. 2. Gangguan depresi: stimulasi frekuensi tinggi meningkatkan rangsangan kortikal, sehingga meningkatkan gejala depresi. 3, gangguan kecemasan: stimulasi frekuensi rendah menghambat aktivitas saraf lokal untuk mengurangi rangsangan kortikal, meningkatkan gejala kecemasan umum, gangguan obsesif-kompulsif, gangguan kecemasan sosial, gangguan panik, dll. 4, berbagai penyakit neurologis: penyakit Parkinson, stroke, dll. Apa saja kontraindikasi untuk stimulasi magnetik transkranial berulang? 1. Riwayat epilepsi atau EEG yang menunjukkan perubahan epilepsi. 2. Pasien dengan cedera otak traumatis akut, pendarahan otak atau infark otak. 3. Pasien dengan riwayat infeksi intrakranial dan penyakit organik lainnya. 4. Pasien dengan logam intrakranial dan benda asing lainnya.