Setelah kraniotomi, Anda harus makan secara ketat sesuai dengan saran medis, tidak ada makanan yang paling baik, yang ada hanya makanan yang paling cocok untuk pasien. Diet pasca operasi pasien perlu dipilih dari aspek sifat makanan, jenis makanan, dan penyakit yang mendasari pasien.
1. Karakter makanan: fungsi pencernaan pasien setelah kraniotomi belum sepenuhnya pulih, dan diet pasien perlu dilakukan secara bertahap. Umumnya, pasien perlu makan makanan yang mudah dicerna terlebih dahulu, perlahan-lahan ke makanan semi-cair, dan akhirnya ke makanan padat.
2. Jenis makanan: Pasien pasca operasi perlu menambah protein dan vitamin, seperti daging sapi, telur, bayam, wortel, dan sebagainya. Pasien yang tidak bisa makan sendiri untuk sementara waktu dapat mengonsumsi makanan berprotein tinggi dan bervitamin tinggi melalui makanan melalui hidung.
3. Menurut penyakit yang mendasari: pasien dengan penyakit serebrovaskular harus mengonsumsi sayuran segar dan protein sebagai makanan utama, dan pasien perlu membatasi asupan lemak hewani dan makanan berkolesterol tinggi secara ketat. Dikombinasikan dengan hipertensi, pasien diabetes melitus perlu memperhatikan diet rendah garam, rendah gula setelah operasi, harus diet ringan.
Pasca operasi kraniotomi membutuhkan gizi seimbang tetapi harus memperhatikan kontrol kalori, sarannya berdasarkan saran dokter.