Protrombin adalah zat yang termasuk dalam fase pra-aktivasi trombin, dan pengujian protrombin setelah makan umumnya tidak berpengaruh. Plasminogen umumnya tidak terpengaruh oleh makan atau puasa dan dapat diuji setelah makan atau puasa. Hasil diagnostik tidak terpengaruh oleh makan, sehingga protrombin dapat diuji setelah makan. Tujuan pemeriksaan protrombin adalah untuk memahami kondisi koagulasi, menentukan apakah ada kelainan koagulasi sesuai dengan waktu dan aktivitas protrombin, dan menyingkirkan penyakit seperti nekrosis hepatoseluler, penyakit disfungsi koagulasi, koagulasi intravaskular diseminata, dan sebagainya. Sebelum memeriksa protrombinogen, perlu dicatat bahwa diet harus seringan dan bergizi mungkin. Dilarang mengonsumsi antikoagulan dan obat agregasi antiplatelet pada hari pertama tes, jika tidak maka akan mempengaruhi hasil diagnostik protrombinogen.