Apakah ultrasonografi gastrointestinal akurat

Ultrasonografi saluran cerna masih akurat dalam mendiagnosis gastritis, tukak lambung, tumor saluran cerna, stenosis pilorus hipertrofi kongenital, obstruksi pilorus, dan varises pada fundus lambung.
Ultrasonografi gastrointestinal, juga disebut tes pengisian lambung, terutama digunakan untuk mengisi rongga gastrointestinal melalui pemberian media kontras secara oral, sehingga dapat mengamati struktur dinding gastrointestinal dengan lebih jelas.
Dibandingkan dengan gastroskopi, ultrasonografi gastrointestinal tidak terlalu menyakitkan, lebih mudah diterima, tidak menimbulkan rasa sakit dan non-invasif, serta tidak ada risiko infeksi silang.
Selain lesi mukosa, ultrasonografi saluran cerna juga dapat mengamati organ dan jaringan yang berdekatan, seperti pankreas, saluran empedu, kelenjar getah bening perigastrium dan kelenjar getah bening retroperitoneal. Ultrasonografi gastrointestinal juga dapat membantu memperjelas stadium tumor saat mendiagnosis lesi neoplastik. Oleh karena itu, ultrasonografi gastrointestinal masih relatif akurat dalam mendiagnosis penyakit tertentu.