Kelainan gelombang T EKG termasuk hiperakusitas gelombang T, inversi gelombang T, hipoplasia gelombang T, dll. Penyebabnya dapat disebabkan oleh lesi jantung seperti penyakit arteri koroner, neurosis, sindrom menopause, dan sebagainya. 1. Hiperakusitas gelombang-T terutama terlihat pada tahap hiperakut infark miokard akut, hiperkalemia, sindrom repolarisasi fisiologis, dan sebagainya. 2. Inversi gelombang-T terutama terlihat pada penyakit jantung koroner, aterosklerosis koroner, tegangan tinggi ventrikel kiri, dan kerusakan miokard yang disebabkan oleh hipertensi. 3. Perataan gelombang-T berarti amplitudo gelombang-T menjadi kecil, yang terutama terlihat pada neurosis fisiologis, sindrom menopause, dan perubahan emosional; penyakit arteri koroner patologis, gangguan elektrolit, dan fibrosis miokard. Jika ditemukan kelainan gelombang T pada EKG, pemeriksaan dan diagnosis lebih lanjut harus dilakukan.