Perbedaan antara sistadenoma dan kanker paru terutama terlihat pada sifat penyakit, manifestasi klinis, metode pengobatan, dll. Sistadenoma sering kali tidak menunjukkan gejala yang signifikan, sedangkan kanker paru dapat menyebabkan sesak dada, hemoptisis, dll. Sistadenoma tumbuh dengan lambat, sedangkan kanker paru tumbuh dengan cepat. 1. Sifat sistadenoma paru dan kanker paru berbeda, yang pertama adalah penyakit jinak, sedangkan yang kedua adalah tumor ganas. 2. Manifestasi klinis dari kedua penyakit ini berbeda, sistadenoma di paru-paru biasanya tidak memiliki gejala, dan hanya sistadenoma yang lebih besar yang dapat menyebabkan gejala seperti sesak dada, nyeri dada, dll. Umumnya, gejala sistadenoma di paru-paru sebagian besar terbatas pada dada, dan pertumbuhannya lambat. Kanker paru-paru dapat memiliki gejala dada seperti batuk, dahak, nyeri dada, dll. Kanker ini tumbuh lebih cepat dan juga dapat memiliki gejala metastasis seperti sakit kepala, perut kembung, dan nyeri tulang. 3. Ada juga perbedaan dalam pengobatan. Sistadenoma paru biasanya tidak memerlukan pengobatan, dan antibiotik seperti amoksisilin perlu diberikan untuk mengobati infeksi gabungan. Di sisi lain, pengobatan kanker paru meliputi pembedahan, kemoterapi, terapi bertarget, radioterapi, dan metode lainnya.