Jerawat wajah secara klinis dikenal sebagai jerawat dan dapat diobati dengan obat-obatan seperti krim asam fusidat, krim asam retinoat, dan gel adapalene di bawah pengawasan dokter.
1. Krim asam fusidat: Digunakan untuk pengobatan penyakit menular seperti impetigo, bisul, bisul, onikomikosis, infeksi traumatis, luka berjenggot, radang keringat, kemerahan, folikulitis, dan jerawat biasa. Reaksi yang merugikan seperti gatal, ruam dan rasa sakit di tempat aplikasi dapat terjadi. Alergi terhadap bahan obat dilarang, dan wanita hamil harus berhati-hati.
2. Krim asam retinoat: digunakan untuk jerawat vulgaris dan keratosis pilaris. Reaksi yang merugikan seperti eritema, pembengkakan dan pengelupasan dapat terjadi di lokasi setelah penggunaan. Wanita hamil, dermatitis akut, subakut, pasien penyakit kulit eksim dilarang menggunakannya.
3. Adapalene Gel: digunakan untuk perawatan kulit terutama untuk jerawat vulgaris, papula, pustula. Jerawat di wajah, dada dan punggung. Reaksi yang merugikan seperti kekeringan kulit, sensasi terbakar dan eritema dapat terjadi setelah penggunaan obat. Obat ini dikontraindikasikan pada orang yang alergi terhadap komponen obat, dan pada orang yang alergi terhadap turunan vitamin A.
Pasien jerawat harus menggunakan obat ini sesuai resep dokter.