Bagaimana wanita hamil dapat melindungi diri mereka sendiri selama epidemi virus corona baru

Wabah pneumonia yang terinfeksi virus corona baru, dengan jumlah infeksi yang dikonfirmasi di seluruh negeri yang terus meningkat dari hari ke hari saat artikel ini ditulis, menyebabkan lebih banyak stres daripada biasanya bagi para calon ibu. Vaksin khusus untuk virus corona baru sulit didapat dalam jangka pendek, dan pengobatan terutama bersifat simptomatik, suportif, dan tambahan. Kekebalan tubuh individu menjadi penting, tetapi selama kehamilan, kekebalan tubuh bahkan lebih rendah daripada sebelum hamil. Bagaimana seharusnya wanita hamil fokus pada perlindungan pribadi yang baik? Jaga agar udara di dalam ruangan tetap segar dan pada suhu yang sesuai, buka jendela pada waktu yang tepat, dan hindari suhu dingin atau panas yang berlebihan untuk menghindari masuk angin. Gunakan handuk, waslap, peralatan makan, tempat tidur, dan barang-barang rumah tangga lainnya secara terpisah untuk menghindari infeksi silang. Menjaga kebersihan setiap saat. Sebelum dan sesudah makan, cuci tangan dengan pembersih tangan atau sabun di bawah air mengalir, atau gunakan pembersih tangan berbahan dasar alkohol; hindari mengangkat tangan dari mulut, hidung, dan mata jika Anda tidak yakin apakah tangan Anda bersih; tutupi mulut dan hidung Anda dengan kertas tisu saat bersin atau batuk. Pertahankan profil nutrisi yang seimbang, makan makanan yang ringan, hindari makan berlebihan dan lakukan kontrol berat badan yang baik. Hindari kunjungan dari keluarga dan teman, dan hindari kontak dengan penderita infeksi saluran pernapasan dan mereka yang pernah berkunjung ke daerah dengan wabah yang tinggi dalam waktu dua minggu. Jalani kehidupan yang teratur, cukup tidur, minum banyak air, berolahraga dengan benar, pertahankan sikap yang baik, dan perkuat daya tahan tubuh Anda. Selama periode epidemi yang tinggi, wanita hamil yang tidak memiliki kondisi khusus dapat berkonsultasi dengan dokter kandungan untuk menunda waktu pemeriksaan persalinan dan memantau kondisi janin dalam kandungan (gerakan janin) di rumah sendiri. Ketika pemeriksaan kebidanan diperlukan, ibu harus membuat janji terlebih dahulu, melakukan tindakan pencegahan yang tepat, dan mencoba mempersingkat waktu untuk perawatan medis. Ibu dengan komplikasi kehamilan harus ditangani secara ketat sesuai dengan saran medis. Carilah pertolongan medis ketika terjadi kelainan selama kehamilan (sakit kepala, penglihatan kabur, panik dan sesak napas, peningkatan tekanan darah, perdarahan atau keputihan, sakit perut yang tidak normal, gerakan janin yang tidak normal, dll.) atau ketika ada tanda-tanda persalinan. Jangan menunda mencari pertolongan medis karena takut atau khawatir.