Perbedaan utama antara katup biologis dan mekanis adalah bahan yang berbeda, harga yang berbeda, dan durasi penggunaan yang berbeda. Katup biologis terutama terbuat dari biomaterial, seperti katup babi melalui perawatan biologis atau perikardium sapi untuk dijahit, sedangkan katup mekanis terbuat dari bahan non-biologis, seperti bahan karbon atau logam, dll. Keduanya memiliki fungsi katup jantung alami dan dapat menggantikan katup yang sakit. Katup biologis memiliki daya tahan yang buruk, dengan masa pakai 10 hingga 20 tahun, dan perlu diganti lagi setelah kerusakan katup; katup mekanis memiliki daya tahan yang baik dan secara teoritis dapat digunakan seumur hidup, tetapi membutuhkan penggunaan obat antikoagulan seumur hidup, seperti warfarin, setelah operasi. Dari segi harga, katup biologis lebih mahal daripada katup mekanis karena dibuat dengan tangan, tetapi dari segi hasil keseluruhan untuk pasien dari segala usia, tidak banyak perbedaan dalam tingkat kelangsungan hidup jangka panjang dari kedua jenis katup tersebut. Jika operasi penggantian katup diperlukan, disarankan untuk mengikuti petunjuk dokter Anda.