Apa itu fentanil?

Fentanil adalah analgesik, agonis opioid, dan analgesik narkotika yang kuat. Efek farmakologisnya mirip dengan morfin, dan penelitian pada hewan menunjukkan bahwa fentanil 80 kali lebih efektif sebagai analgesik daripada morfin. Efek analgesik fentanil diproduksi dengan sangat cepat, tetapi durasinya lebih pendek, injeksi umum 1 menit onset aksi, 4 menit untuk mencapai puncak analgesia, durasi aksi dipertahankan selama sekitar 30 menit. Jika disuntikkan secara intramuskular, dibutuhkan sekitar 7 menit untuk mulai bekerja, dan durasi kerja yang lama dapat berlangsung selama 1-2 jam. Dibandingkan dengan morfin, efek penghambatan pada sistem pernapasan lebih lemah dibandingkan dengan morfin, dan efek sampingnya juga lebih kecil dibandingkan dengan morfin. Dalam praktik klinis, fentanil terutama digunakan untuk semua jenis rasa sakit, serta rasa sakit setelah atau selama operasi bedah dan ginekologi. Selain itu, juga digunakan untuk mencegah dan mengurangi kondisi mengigau yang terjadi setelah operasi. Selain itu, obat ini juga dapat dikombinasikan dengan anestesi sebagai bahan pembantu anestesi, dan dapat dipasangkan dengan haloperidol untuk membentuk analgesik valium, yang digunakan untuk analgesia pada penggantian perban berskala besar serta pembedahan kecil. Kesimpulannya, fentanil adalah analgesik yang kuat, dan efek farmakologisnya mirip dengan morfin. Selain itu, perlu dicatat bahwa fentanil adalah zat yang dikontrol oleh psikotropika, sehingga penggunaan fentanil harus mengikuti peraturan yang relevan, bukan penggunaan fentanil yang tidak sah.