Biasanya tidak ada hubungan antara bayi yang baru lahir dengan berat badan 7,4 kilogram dan menjadi pintar.
Cerdas atau tidaknya seorang bayi, yaitu IQ, biasanya terkait dengan berbagai faktor seperti genetika, nutrisi, dan pengasuhan di kemudian hari, dan biasanya tidak terkait dengan berat lahir.
1. Faktor genetik: Pintar atau tidaknya bayi juga berhubungan dengan genetik, jika orang tua memiliki IQ yang lebih tinggi, maka kemungkinan IQ bayi akan lebih tinggi.
2. Faktor nutrisi: Apakah tubuh bayi mendapatkan nutrisi yang cukup atau tidak, juga mempengaruhi perkembangan otak bayi. Oleh karena itu, disarankan agar setelah kelahiran bayi, Anda perlu memberi perhatian ekstra pada apakah bayi mendapatkan nutrisi yang cukup. Pada saat yang sama, setelah bayi berusia 6 bulan, Anda dapat meningkatkan makanan pendamping secara wajar, seperti daging dan buah-buahan dan sayuran segar, dll., Akan mempengaruhi perkembangan otak bayi.
3. Budidaya nanti: apakah bayi itu pintar dan budidaya nanti juga memiliki hubungan yang baik, jika perkembangan kecerdasan bayi lebih baik, juga akan menjadi lebih pintar. Jadi, jika Anda ingin bayi Anda menjadi lebih pintar, Anda perlu menciptakan lingkungan pendidikan yang baik untuk bayi Anda dan fokus pada kultivasi.
Ada banyak faktor lain yang mempengaruhi kecerdasan anak, dan berat badan lahir saja tidak dapat menentukan apakah seorang anak cerdas.