Umumnya tidak ada tanda-tanda air ketuban rendah pada wanita hamil. Jika seorang wanita memiliki air ketuban rendah selama kehamilan, ia mungkin mengalami nyeri pada gerakan janin, jumlah gerakan janin yang tidak normal, dan perut hamil yang kecil. 1. Gerakan janin yang menyakitkan: Karena cairan ketuban yang rendah, maka akan membatasi rentang gerakan janin, sehingga nyeri perut dapat terjadi ketika janin bergerak. 2. Gerakan janin yang tidak normal: Ibu hamil mungkin merasa bahwa jumlah gerakan janin berkurang, atau jumlah gerakan janin terlalu sering karena ketika volume air ketuban rendah, janin akan kekurangan oksigen, sehingga mengakibatkan gerakan janin yang tidak normal. 3. Perut ibu hamil yang kecil: Karena lingkar perut dan tinggi fundus berhubungan dengan ukuran janin dan jumlah air ketuban, maka apabila jumlah air ketuban sedikit, lingkar perut dan tinggi fundus ibu hamil akan lebih kecil daripada bulan-bulan kehamilan normal. Jika gejala-gejala di atas terjadi, disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter tepat waktu, ikuti petunjuk dokter untuk melakukan pemeriksaan yang relevan, dengan bantuan dokter untuk memperjelas penyebab penyakit, pengobatan atau perawatan yang ditargetkan.